Sejarah KPK
Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Komunitas Pemerhati Konstitusi atau UKM-F KPK berdiri pada tanggal 13 Oktober 2012 di bawah naungan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. UKM-F KPK telah menjadi rumah bagi para Mahasiswa yang memiliki minat mendalam dalam bidang hukum ketatanegaraan dan konstitusi. UKM-F KPK berisi didalamnya sebuah forum kajian dan diskusi bagi mahasiswa guna membangun pemikiran kritis dalam menghadapi dinamika hukum dan perkembangan isu kontemporer, yang mana dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan melakukan skill improvement terhadap kemampuan hukum guna memnghasilkan praktisi maupun akademisi di bidang hukum yang mumpuni.
Sejarah awal pembentukan KPK dikarenakan adanya inisiasi oleh tim debat konstitusi Regional Tengah se-Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dan belum adanya wadah diskusi dengan ranah akademik di Fakultas Syariah. Pada awalnya ada 7 Mahasiswa yang terdiri dari Kak Putra, Kak Wildan, Kamal Kamal, Kak Proborini, Kak Hanum, Kak Sukma, dan Kak Alfan mengadakan pertemuan pada April 2012 untuk membahas perlombaan debat yang dilaksanakan se-Regional Tengah 2012 untuk menjadi Tim Debat Konstitusi Regional Tengah dengan mentor Kak Ifa Lathifa dan Kak Irfan dalam Latihan dan yang selalu mendampingi, yang kemudian terpilihlah Kak Kamal, Kak Putra, dan Kak Proborini untuk maju sebagai delegasi Fakultas Syariah dan Hukum pada Mei 2012 dan mendapatkan juara 1 se-Regional Tengah yang kemudian dikirimkan ke Jakarta untuk maju di bulan Juni dan berakhir masuk ke semifinal.
Setelah mengikuti perlombaan, ke 7 Mahasiwa tersebut masih sering berkumpul untuk membahas isu-isu kenegaraan. Kemudian pada Oktober 2012 ke tujuh Mahasiswa tersebut mulai memikirkan mengenai wadah diskusi di Fakultas Syariah dan Hukum dengan alasan belum adanya wadah diskusi yang focus pada keilmuan hukum yang dapat mengelaborasi antara ilmu hukum dan keislaman, yang mana hal tersebut merupakan ke unggulan dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dari pembahasan dan semua peristiwa tersebut kemudian melandasi lahirnya Unit Kegiatan Mahasiswa Komunitas Pemerhati Konstitusi pada tanggal 13 Oktober 2012 dengan Ketua Pertama Kak Proborini yang fokus dalam bidang kenegaraan.
Pada awalnya nama yang dicetuskan untuk UKM giat aturan bernegara dan konstitusi ini adalah “Koper Konstitusi” mengingat independensi adanya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai Lembaga negara, namun pada saat itu popularitas KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai Lembaga negara Tengah santer dibicarakan, jadilah penggunaan nama UKM menjadi Komunitas Pemerhati Konstitusi. Komunitas Pemerhati Konstitusi pada awalnya fokus di bidang debat yang kemudian merambah ke bidang karya tulis ilmiah, legal drafting, constitutional review, dan sidang semu konstitusi, yang kemudia dari bidang debat mendapatkan kemenangan dalam lomba debat konstitusi se-Regional Tengah yang juga merupakan prestasi pertama Fakultas Syariah dan Hukum.